Konflik Iran memasuki enam bulan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Selama periode tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump aktif menyampaikan pandangannya melalui platform Truth Social. Menurut analisis Al Jazeera, Trump membuat sedikitnya 319 unggahan yang menyebut Iran, atau rata-rata sekitar satu unggahan setiap 14 jam.
Unggahan tersebut menggambarkan berbagai tahapan konflik, mulai dari menjelang pecahnya perang, pelaksanaan serangan, klaim kemenangan, upaya negosiasi hingga kembali munculnya ketegangan.
Al Jazeera juga mencatat bahwa antara 28 Februari hingga 25 Agustus, Trump membuat sedikitnya 4.189 unggahan di Truth Social. Dari jumlah tersebut, sekitar satu dari setiap 13 unggahan menyebut Iran.
Konflik tersebut juga berdampak lebih luas terhadap kawasan dan ekonomi global, termasuk terganggunya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, jalur penting bagi perdagangan energi dunia.
Al Jazeera
Di tengah ketegangan yang masih berlangsung, upaya diplomasi juga terus dilakukan. Pada 27 Agustus, Qatar dan Iran membahas upaya mengurangi eskalasi serta kemungkinan menciptakan kondisi untuk kembali membuka dialog.